Rumus dasarnya mengalikan nilai transaksi rata-rata, frekuensi pembelian per tahun, dan perkiraan lama pelanggan bertahan. Hasilnya masih berupa LTV kotor, belum memperhitungkan margin produk.
LTV setelah margin biasanya lebih relevan dibanding LTV kotor, karena yang benar-benar tersedia untuk menutup biaya akuisisi pelanggan (CAC) adalah bagian marginnya, bukan total transaksinya.
LTV bersifat perkiraan, bukan angka pasti. Bisnis baru dengan riwayat data pendek biasanya perlu merevisi perkiraan ini seiring bertambahnya data pelanggan.