Ada dua cara umum menghitungnya: dibagi jumlah pengikut, atau dibagi reach (jumlah orang yang benar-benar melihat konten). Keduanya menghasilkan angka yang berbeda untuk konten yang sama.
Perhitungan berbasis reach biasanya dianggap lebih menggambarkan performa konten itu sendiri, karena tidak semua pengikut melihat setiap konten yang diunggah, terutama di platform yang distribusinya ditentukan algoritma.
Tidak ada angka baku yang berlaku untuk semua akun. Engagement rate lebih berguna dibandingkan antar konten dalam akun yang sama, dibanding dibandingkan lintas akun yang konteksnya berbeda.